Sabtu, 09 Juli 2016

Tiga Hal yang Perlu Pria Pahami untuk Mendapatkan Hati Wanita Incarannya

Diposting oleh Stefani Ekky di 08.19 0 komentar
Hi para pria yang budiman. Kali ini saya ingin kasi tiga point penting buat kalian yang ingin tahu, apa sih yang sebenarnya diinginkan wanita untuk kalian lakuin sehingga kalian bisa memenangkan hatinya. 😄😄

1. Kalian harus gigih bukan agresif.
Ada perbedaan yang sangat signifikan dalam dua kata ini. Gigih itu dikategorikan untuk para pria yang sudah tahu bahwa si wanita incarannya itu juga menaruh rasa padanya, kemudian ia mengejar nya sampai mendapatkannya. Agresif dikategorikan untuk para pria yang tidak peduli apakah wanita incarannya itu menyukai nya atau tidak, sehingga dia cenderung asal sikat dan kejar tanpa peduli bahwa si wanita "ilfil" padanya. Ingat kalian harus gigih. Oleh karenanya, pastikan terlebih dahulu apakah wanita incaranmu menaruh hati padamu. Bisa dengan cara stalking in sosial media nya. Rahasia kecil buat kalian, wanita suka sekali memberi sinyal2 apapun di sosial medianya. Kadang lagu dalam playlistnya, kadang caption foto IGnya, apapun itu, bahkan bagi cewek introvert sekalipun. Dan kalian sebagai pria, harus belajar untuk sensitif. Kemudian gigihlah mengejarnya.

2. Wanita terbatas pada kata "menunggu".
Jangan pernah berharap bahwa wanita akan "Make a move" terlebih dahulu. Wanita Asia, kebanyakan berfikiran bahwa, pria lah yang harus "make a move". Jadi walaupun, anda menulis kontak bbm/line di social media sebagai tanda untuk si dia nge add, kecil kemungkinan dia akan melakukannya. Wanita yang kritis, takut untuk dibilang agresif, jadi sebaiknya setelah anda tahu dia menaruh rasa pada anda, paling tidak cobalah untuk memulai pembicaraan ringan melalui sosial medianya. Pakailah nada "berteman" bukan "berpacaran" agar si wanita tidak ilfil terlebih dahulu. Kalau dia teman lama anda, bisa menyapa dan bertanya "apa kabar".

3. Wanita suka kepastian.
Ketika anda dan si wanita sudah mulai menunjukkan rasa resiprokal, mulailah untuk berkunjung ke rumahnya. Jangan takut untuk mulai pembicaraan dengan orang tuanya. Ingat, langkah ini merupakan langkah yang diidam idamkan para wanita. Ketika prianya tidak malu dan takut untuk berbicara pada orang tuanya layaknya sahabat. Bersikaplah dewasa dengan tidak malu untuk mengajak orang tuanya mengobrol banyak hal. Anda bisa bicara soal topik yang berbobot agar anda dipandang sebagai pria yang berwawasan luas. Politik atau ekonomi bangsa ini misalnya. Menangkanlah hati orang tua nya terlebih dahulu, niscaya, restu itu akan turun padamu.

Tips ini saya tulis berdasarkan  pengalaman saya pribadi yang sedang saya dan banyak teman single saya alami. Jadi, tunggu apalagi? Make a move and get your girl!! Good Luck! 😊

Selasa, 05 Juli 2016

Singleness is not Lonliness

Diposting oleh Stefani Ekky di 00.54 0 komentar
Are you single now? Well, give me five then. (Me too! :-D)

Believe it or not, single women nowadays tend to pity on themselves because of this status. "We" sometimes lock ourselves in our room on Saturday night, write a romantic-yet-sad poem, or stare out of the window imagining our future prince will come riding on a flying horse. :-P

Well, knock it off girls.

From now on, you can start imitating what I do. You can call me a maniac, but I'm glad that at least I have a thing that is seen in me. haha. 

As a single woman, I keep on doing many things to distract the feeling. Well yeah, I couldn't agree more that the feeling of being single remains in my heart, but don't let it make us down.

On Saturday night, I keep on making myself busy with activities at church. There, I meet many friends that cheer me up and brighten my Saturday. I also develop my social life with my friends. It's not only girls but boys too. I share many things to them. They are such a mood booster to me. You can do this also. Make friends with everyone. Who knows that one of them will be your prince? 

What about the other days?

You can start making a list of what you will do after work/school. For example like what I do. I do not want to let any of my spare time leads me to the box of singleness in my brain. After working, I will take my hand phone, open Smule app, and sing. Another activity you can do is that you can start listing books that you can read in maybe one week ahead. Trust me, reading a book is the best activity also to kill time. When you are into the story or topic the books bring, you will have a wonderful journey there without worrying about your status. If you have a Bible study group or connect group, you can also join them. Call your friends to hang out after work. 

Actually, there are many activities we can do to distract our singleness. All of this can be done with these three things: positive mind, strong determination, and prayer.

Keep on doing what is good. Remember that everything will be beautiful in its time.


Sabtu, 25 Juni 2016

Jatuh Cinta Dalam Diam

Diposting oleh Stefani Ekky di 04.51 0 komentar
Blog saya memang bisa dibilang blog campuran. Isinya kadang bisa mendidik, menghibur, atau kadang juga bisa membuat kalian ikutan berfikir dengan serangkaian masalah problematika manusia yang kadang ada solusinya kadang tidak. 😂😃

Kali ini, saya mau share mengenai hal yang bisa jadi, anda pun pernah merasakannya.

Pernahkah kalian semua bertemu dengan teman sekolah kalian yang dulunya pernah suka sama kalian, tapi kalian tolak, dan sekarang ketika kita sudah di usia kerja, dia bermetamorfosis menjadi pribadi yang absolutely charming and is impossible to ignore?

Beberapa bulan yang lalu, teman kerja saya menyapa saya melalui Facebook. Dengan segala basa basi yang ada, tiba-tiba dia berkata. "Kamu teman sekolah si A ya?" Sontak saya jawab iya. 

Di otak pun timbul rasa ingin tahu seperti apa kah si A saat ini. Saya pun KEPO in IG dan FB nya. Ketika melihat semua kegiatan nya, mulai dari bernyanyi dan segala kegiatan keTuhanan yang dilakukannya, saya hanya terdiam.

Memang ketika kami masih di bangku SMP, saya sering mendengar dia jatuh cinta sama saya. Tapi, namanya anak kecil yang polos, saya tolak dia mentah mentah. Bahkan kemungkinan, saya pernah bertindak kasar saat itu. 😆 Saya tidak begitu ingat jelasnya. Mungkin saya pernah buat dia sakit hati.

Okay. Balik lagi ke cerita KEPO. Jadi, dalam diam, saya agak menyesal. "Orang yang takut akan Tuhan sekeren ini, kamu tolak Stef? Bego ah!" Saya berkata seperti itu pada diri saya.  

Ya.. Mungkin buat anda yang sudah berumur 22 tahun dan sedang menunggu kekasih hati, hal ini pun bisa terjadi. Apalagi, saat orang tua anda kerap kali menanyakan siapa kekasih anda? Kapan menikah? Jangan tua tua. 😤😥

Hal itu sangat melelahkan.

Dan dalam penantian itu, seringkali hati akan berharap bahwa pria yang ciri ciri nya sesuai dengan apa yang anda mau adalah sang Pangeran yang selama ini anda tunggu.

Dalam perenungan saya, saya pun mengamati wajahnya. Tidak tahu mengapa, jantung saya mulai berdebar seperti orang yang sedang jatuh cinta. Saya mulai tertarik dengannya.

Hal ini memang konyol. Setelah penyelidikan saya di sosial medianya saat itu, saya kerap kali bermimpi tentang dia.

Keadaan mulai berbalik. Saat ini saya yang jatuh cinta padanya. Namun bedanya adalah, saya jatuh cinta dalam diam. Saya tahu, dia tak mungkin memikirkan saya. Siapa saya? Apalagi dulu, mungkin saya pernah menyakiti nya.

Ini sebuah dilema dan irony kehidupan.

Saya belajar bahwa roda itu selalu berputar. Mungkin juga ini yang disebut karma.

Saat ini, saya sedang mencoba menghapus perasaan saya ini.

Yah, memang. Cinta itu unik. Datang tiba tiba dan seringkali menyiksa. 

Seringkali pun saya tersenyum sendiri. Mengap hanya dengan melihat kegiatan yang dilakukannya, bisa membuat saya jatuh cinta? 

Sungguh aneh ya. Tapi apapun itu, saya lega sekarang. Saya sudah mengakui nya walau hanya berupa tulisan saja.

Tetap Semangat buat kita semua yang sedang menunggu si cinta. 💪

God bless you.


 

Stefani's Diary Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei